TfCpBSM5Gpr7BSrlGfz8TSCpTA==
Light Dark
Puncak Perayaan Dies Natalis ke-18, SMAN 2 Buay Bahuga Berlangsung Meriah

Puncak Perayaan Dies Natalis ke-18, SMAN 2 Buay Bahuga Berlangsung Meriah

×


WAY KANAN, Net News – Suasana penuh semangat menyelimuti SMA Negeri 2 Buay Bahuga pada Jumat (13/2/2026). Sekolah berprestasi ini resmi merayakan hari jadinya yang ke-18 dengan mengusung tema perpaduan antara prestasi dan refleksi spiritual dalam agenda "Songsong Ramadhan 1447 H".

Acara dibuka langsung oleh Kepala SMAN 2 Buay Bahuga, Ibu Apriyani, S.Si., M.M.Pd. Dalam sambutannya, beliau mengungkapkan rasa bangga atas dedikasi seluruh civitas akademika. Momentum ini juga diisi dengan doa bersama demi keberkahan keluarga besar sekolah dalam menyambut bulan suci Ramadhan.

Sebagai simbol harapan yang membumbung tinggi, prosesi penerbangan balon dilakukan secara simbolis ke angkasa. Kemeriahan berlanjut dengan atraksi memukau dari berbagai unit ekstrakurikuler, mulai dari Paskibraka, Pramuka, PMR, hingga seni tari. Bidang bela diri pun turut unjuk gigi melalui penampilan dari Pagar Nusa, PSHT, Karate, Kera Sakti, hingga PSHW.

Terobosan menarik pada Dies Natalis tahun ini adalah kompetisi Social Media Challenge yang berhasil menjangkau peserta dari berbagai wilayah. Berikut adalah daftar para pemenangnya:

A. Tingkat SMP/MTs Se-Sumbagsel:

Juara 1: Kadek Bagus Prayoga (SMPN 04 Negeri Agung). 

Juara 2: M. Nabil Robani (SMPN 01 Buay Madang Timur). 

Juara 3: Saiyyan Pratama (SMPN 02 Rebang Tangkas) . 

B. Tingkat Internal Sekolah (Antar-Kelas):

Juara 1: Kelas X.3.

Juar 2: Kelas XII.4.

Juara 3: Kelas XI.5.

Kebahagiaan sekolah semakin lengkap dengan prosesi penyerahan piala Juara 1 Lomba Volly Rektor Cup I. Prestasi ini diraih oleh tim voli SMAN 2 Buay Bahuga dalam turnamen yang diselenggarakan Universitas Muhammadiyah OKU Timur pada 7-12 Februari 2026. Kemenangan ini menjadi kado ulang tahun yang istimewa bagi sekolah.

Rangkaian acara ditutup dengan tradisi makan bersama untuk mempererat tali kekeluargaan antara guru, staf, dan siswa.

"Usia 18 tahun adalah gerbang kedewasaan. Mari jadikan momentum ini sebagai batu pijakan untuk melompat lebih tinggi, berkarya lebih nyata, dan mengabdi dengan hati," pungkas Ibu Apriyani.

0Komentar

SPONSOR