TfCpBSM5Gpr7BSrlGfz8TSCpTA==
Light Dark
Bayu Duga Ada Unsur Dendam Pribadi di Balik Pemberitaan, Pertanyakan Sikap Pihak yang Sejak Awal Mengetahui Persoalan Lahan

Bayu Duga Ada Unsur Dendam Pribadi di Balik Pemberitaan, Pertanyakan Sikap Pihak yang Sejak Awal Mengetahui Persoalan Lahan

×

BANGKA BARAT — Bayu kembali menyampaikan klarifikasi terkait pemberitaan yang mengaitkan namanya dengan dugaan menawarkan penghapusan berita berbayar Rp1 juta serta tuduhan meminta fee Rp25.000 per kilogram timah di kawasan Daerah Aliran Sungai (DAS) Kampak, Bangka Barat.

Dalam keterangannya, Bayu menilai perlu ada penelusuran lebih jauh mengenai latar belakang munculnya tuduhan tersebut. Ia menduga persoalan itu berpotensi berkaitan dengan kepentingan atau persoalan pribadi, meskipun penilaian tersebut perlu diuji berdasarkan fakta dan bukti yang tersedia.

Bayu juga mempertanyakan sikap pihak-pihak yang disebut telah mengetahui adanya persoalan pada lahan di kawasan Bandara Depati Amir, tetapi menurut kronologi yang ia sampaikan, baru kemudian muncul desakan agar pemberitaan mengenai lahan tersebut dihapus.

“Kalau memang sejak awal sudah mengetahui bahwa lahan itu bermasalah, pertanyaan saya sederhana: mengapa saat itu diam? Mengapa persoalan tersebut baru ramai dipersoalkan setelah berita dibagikan?” demikian inti pertanyaan yang disampaikan Bayu.

Menurut Bayu, pertanyaan itu penting untuk dijawab agar masyarakat dapat memahami duduk perkara secara utuh. Ia menilai kronologi awal, pihak-pihak yang mengetahui persoalan lahan, serta komunikasi yang terjadi setelah berita dibagikan perlu diperiksa secara terbuka.

Bayu menegaskan, dirinya tidak ingin berspekulasi mengenai motif pihak tertentu. Namun, berdasarkan rangkaian peristiwa yang ia alami, ia menilai kemungkinan adanya persoalan pribadi perlu diklarifikasi agar tidak berkembang menjadi kesimpulan sepihak.

Bantah Tuduhan Fee Timah

Terkait tuduhan meminta fee Rp25.000 per kilogram timah di DAS Kampak, Bayu kembali membantah tuduhan tersebut. Ia meminta pihak yang menyampaikan informasi itu menunjukkan bukti konkret yang dapat diverifikasi.

Menurutnya, tuduhan mengenai permintaan uang merupakan persoalan serius yang tidak semestinya disampaikan tanpa dasar yang jelas. Ia mempersilakan pihak terkait menelusuri bukti komunikasi, transaksi, maupun keterangan saksi yang relevan untuk memastikan kebenaran informasi tersebut.

Bayu juga meminta agar dugaan permintaan fee timah tidak dicampuradukkan dengan persoalan penghapusan berita tanpa adanya bukti yang menghubungkan kedua persoalan tersebut.

Minta Persoalan Dibuka Berdasarkan Fakta

Bayu menyatakan tetap menghormati kebebasan pers dan hak publik untuk memperoleh informasi. Namun, ia berharap setiap pemberitaan yang menyangkut namanya mengedepankan verifikasi, keberimbangan, dan kesempatan bagi dirinya untuk memberikan penjelasan.

Ia meminta pihak-pihak terkait menjelaskan kronologi secara lengkap, termasuk kapan persoalan lahan diketahui, siapa saja yang mengetahui informasi tersebut, serta apa yang sebenarnya terjadi setelah berita dibagikan ke dalam grup.

Menurut Bayu, klarifikasi terbuka diperlukan agar masyarakat tidak hanya menerima satu versi informasi. Ia berharap persoalan ini dapat diselesaikan secara profesional berdasarkan bukti dan keterangan dari seluruh pihak terkait.

Bayu menegaskan bahwa hak jawab ini disampaikan untuk meluruskan informasi sekaligus membela nama baiknya. Ia tetap membuka ruang konfirmasi agar seluruh persoalan dapat diperiksa secara objektif dan proporsional.

Bayu

Pihak yang memberikan hak jawab dan klarifikasi

0Komentar